Tafsir Mimpi Indera Pendengaran (Menurut Al-Quran Assunnah)
Sedangkan para ulama ialah pewaris atau pengganti para nabi.
Peluh menawarkan suatu ancaman pada kehidupan dunia, dan berdasarkan sebagian hebat takwil
Deluarnya sedikit peluh atau keringat berarti semua keperluannya dipenuhi. Mimpi rakyat perihal busuknya anyir keringat ketiak berarti sifat riya, sedangkan bagi seorang raja hal itu berarti ia akan mendapat suatu harta sebab sebuah hal yang buruk.
Berdoa pada Tuhan dalam kegelapan berarti selamat dari sebuah kesedihan; bermimpi melihat dirinya memanggil atau menyeru seseorang berarti ia tunduk padanya sebab takut.
Mendengar bisikan berupa perintah, larangan, kabar gembira, atau peringatan takwilnya tidak ada selain dari bisikan tersebut sebagaimana adanya tanpa ada tafsiran lain; demikian juga halnya dengan perkataan orang mati dan semua perkataan burung-burung ialah melambangkan akan mendapat suatu kekuasaan besar, ilmu pengetahuan umum dan agama. Mendengar perkataan dengan bahasa-bahasa yang berbeda-beda menawarkan akan mendapat suatu kerajaan yang besar.
Orang fasik yang memusyawarahi orang suci (terhormat) berarti ia sudah bersahabat kepada tobat. Setiap orang suci (terhormat) yang memusyawarahi orang fasik berarti ia sudah mendekat pada perbuatan dosa atau bid'ah. Sedangkan orang suci (terhormat) yang memusyawarahi orang suci berarti ia menginginkan kebaikan dan keshalehan. Orang fasik yang memusyawarahi orang fasik berarti ia akan mendapat obat anti racun sebab terkena suatu racun.
Membersihkan indera pendengaran dari kotoran atau lendir berarti akan mendapat gosip yang menyenangkan. Sedangkan orang yang melihat dirinya memakan kotoran telinganya berarti beliau melaksanakan perbuatan sodomi (seks luar tabii) dengan anak muda atau melaksanakan sebuah perbuatan nista.
0 Response to "Tafsir Mimpi Indera Pendengaran (Menurut Al-Quran Assunnah)"
Post a Comment